PASANGAN SUAMI ISTRI SIDANG PROPOSAL TESIS BARENG DI PRODI MAGISTER MANAJEMEN FEB-UIS

Pasangan suami istri, Bareng masuk kuliah Prodi Pasca Sarja Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Ibnu Sina bareng sidang proposal dan berencana lulus bareng.

Ini kisah dari pasangan suami istri yang kompak sidang proposal tesis bareng mereka adalah M. Ansar dan Shinta Wahyuni,

Mereka melaksanakan sidang proposal tesis yang dilaksanakan perdana oleh program studi pasca sarjana Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas ibnu sina tahun akademik 2022/2023, kamis (08/12/2022) di Gedung E fakultas ekonomi dan bisnis tersebut. dari 41 mahasiswa yang melaksanakan sidang proposal tesis dua diantaranya adalah pasangan ini.

M. Ansar mengaku sudah dari tahun 2021 dia bersama istrinya menempuh Program Studi Pasca Sarjana di Fakultas ekonomi dan bisnis Universitas ibnu sina.  Mereka berdua menyadari hal itu akan menyita waktu dan tenaga karena sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan yang ada di Kota Batam dan Istri bekerja di bagian keuangan Universitas Ibnu sina.

Namun, menempuh pendidikan bersama membuat mereka saling mendukung satu sama lain, khususnya dalam menyelesaikan pendidikannya itu. Meskipun mereka sibuk dalam bekerja dan mengasuh anak (Zabdan), namun tidak menyurutkan semangat M. Ansar dan pasangannya Shinta Wahyuni untuk tetap menjalankan kewajibannya sebagai mahasiswa dengan penuh semangat.

“Alhamdulillah, meskipun dengan padatnya kegiatan kami berdua, kita terus semangat, bahkan bisa kuliah bareng buka laptop berdampingan, berangkat kuliah bareng dan yang jelas bisa diskusi dan mengerjakan tugas bareng istri,” Kami jadi lebih menikmati waktu bersama kata M. Ansar sambil tersipu malu. insyaallah jika tidak ada hambatan Wisuda pun kami bareng, lanjutnya.

Menurutnya, kuliah berdua terasa lebih ringan karena semua beban bisa diatasi berdua. Bahkan tidak jarang membuat iri bagi temen-teman seangkatan. 

“Kebersamaan selalu terjaga karena kemanapun selalu berdua. Disini kami saling menunggu disaat tugas ada yang belum selesai pasti diselesaikan bareng. Kami tidak pernah meninggalkan salah satu. Kami selalu berdua, dimana disitu ada saya disampingnya mesti ada istri saya,” ungkapnya. 

Sementara itu Shinta Wahyuni mengatakan, paling berkesan saat menyelesaikan Proposal ini. “Ini perjuangan yang luar biasa. Kami tidak pernah meninggalkan salah satu. Saling membantu. Setiap hari kami harus pulang pergi dari rumah ke kampus ” pungkasnya