Batam, 4 Juli 2026 — Program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) mahasiswa S1 Manajemen yang telah berjalan selama satu bulan resmi ditutup pada Sabtu, 4 Juli 2026. Acara puncak digelar di Pantai Payung, Kecamatan Nongsa, dan diikuti oleh perwakilan tiga fakultas di lingkungan Universitas Ibnu Sina (UIS) bersama masyarakat sekitar.
Penutupan secara resmi dilakukan langsung oleh Rektor UIS, menandai berakhirnya rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan mahasiswa selama sebulan penuh di wilayah tersebut. Kehadiran rektor sekaligus menjadi bentuk apresiasi kampus terhadap kontribusi mahasiswa dalam program KPM.
Rangkaian Acara Meriah
Kegiatan penutupan dikemas dengan berbagai perlombaan yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat, di antaranya:
- Lomba memasak, yang menonjolkan kreativitas dan kekompakan tim peserta
- Balap karung, sebagai perlombaan tradisional yang mengundang tawa dan keceriaan
- Lomba memindahkan karet menggunakan sedotan, yang menguji ketangkasan dan kerja sama peserta
- Lomba perang di laut, menjadi puncak keseruan karena digelar langsung di kawasan Pantai Payung
- Cek Kesehatan Gratis
Rangkaian lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan warga sekitar yang telah menjadi bagian dari pelaksanaan program KPM selama sebulan terakhir.

Doorprize dan Sertifikat NIB untuk UMKM
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, panitia turut membagikan doorprize kepada warga yang hadir dalam acara penutupan. Selain itu, salah satu hasil nyata dari pelaksanaan KPM adalah pemberian sertifikat Nomor Induk Berusaha (NIB) kepada pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
Pemberian sertifikat NIB ini merupakan salah satu output konkret dari program KPM, sebagai upaya mahasiswa dalam membantu legalitas usaha masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di Kecamatan Nongsa.
Antusiasme Masyarakat dan Tiga Fakultas UIS
Acara penutupan ini turut dihadiri oleh mahasiswa dari tiga fakultas di lingkungan UIS, menunjukkan sinergi lintas fakultas dalam mendukung suksesnya program KPM. Antusiasme masyarakat sekitar Pantai Payung juga terlihat tinggi, terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam berbagai perlombaan maupun sesi pembagian doorprize.
Dengan berakhirnya program KPM ini, diharapkan manfaat yang telah dirasakan masyarakat—baik dari sisi sosial, edukasi, maupun ekonomi—dapat terus berkelanjutan meski masa pengabdian mahasiswa telah usai.
