Sebanyak 34 mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Universitas Ibnu Sina (UIS) mengikuti program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Konservasi Penyu dan Inovasi Pelancongan yang diselenggarakan di Bandar Melaka dan Pengkalan Balak, Malaysia, pada 21 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari mata kuliah BPB32603 Pengurusan Inovasi Pengkomersilan dan diselenggarakan atas kerja sama antara Fakulti Pengurusan Teknologi dan Perniagaan UTHM dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Ibnu Sina.

Program bertajuk Lawatan Sambil Belajar Antaabangsa ini dirancang untuk memberikan pengalaman pembelajaran lintas negara yang memadukan isu konservasi lingkungan, inovasi pariwisata berkelanjutan, serta pengembangan kapasitas mahasiswa di bidang manajemen dan kepemimpinan.
“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar dari buku teks, tetapi langsung bersentuhan dengan praktik konservasi dan inovasi pariwisata yang nyata di tingkat internasional.”
— Dr. Ir. Larisang, MT., IPU, Rektor Universitas Ibnu Sina
Program tersebut diselenggarakan melalui mata kuliah Manajemen Inovasi dan Komersialisasi, Fakultas Manajemen Teknologi dan Bisnis (FPTP) UTHM, bekerja sama secara strategis dengan Universitas Ibnu Sina (UIS) Batam dan Universitas Bakrie (UB) Jakarta, Indonesia.
Program ini menggabungkan unsur pembelajaran akademik, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), inovasi pariwisata cerdas, serta pelestarian lingkungan dalam satu platform internasional yang holistik dan berdampak tinggi.
Sekaligus, program ini menjadi model baru pembelajaran berbasis pengalaman, di mana mahasiswa tidak hanya mengikuti sesi akademik di luar ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan konservasi penyu, gotong royong pembersihan pantai, observasi inovasi pariwisata, serta analisis peluang komersialisasi sektor ekowisata.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 07.00 pagi dengan berkumpul dan pendaftaran, dilanjutkan keberangkatan menuju Pengkalan Balak untuk mendengar taklimat di pusat penyu, gotong royong pembersihan pantai, lawatan ke hatchery konservasi penyu, serta sesi aktiviti kesedaran interaktif. Sore harinya, rombongan bergerak ke Bandar Melaka untuk lawatan dan pemerhatian inovasi pariwisata, kemudian diakhiri dengan perbincangan kumpulan, pembentangan ringkas, dan rumusan pensyarah sebelum bertolak kembali ke UTHM.
Program ini bukan sekadar kunjungan akademik biasa, melainkan menjadi wadah transformasi mahasiswa dalam memahami hubungan antara inovasi, keberlanjutan, dan pembangunan komunitas global.
Menurut beliau, kolaborasi dengan universitas internasional membuka ruang pertukaran gagasan lintas budaya serta memperkuat jaringan pendidikan regional dalam bidang manajemen inovasi, pariwisata berkelanjutan, dan tanggung jawab sosial.
Berbagai kegiatan seperti kunjungan ke pusat penetasan penyu (hatchery), sesi interaktif kesadaran lingkungan, serta gotong royong pembersihan pantai turut menjadi bagian dari rangkaian program.
Menariknya, program ini juga mengangkat konsep “Eco-Innovation Tourism” yang menggabungkan teknologi, keberlanjutan, dan komunitas lokal sebagai pendekatan baru dalam sektor pariwisata masa depan.
Pendekatan tersebut sejalan dengan aspirasi global Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang berkaitan dengan pendidikan berkualitas, aksi iklim, dan pelestarian ekosistem laut.
Delegasi UIS yang berjumlah 41 orang ini terdiri dari 34 mahasiswa Magister Manajemen, 5 dosen pembimbing, dan 2 staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dipimpin langsung oleh Rektor UIS, Dr. Ir. Larisang, MT., IPU. 5 Peserta dari Universitas Bakrie dan 120 peserta dari Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) .
Dosen Pembimbing
| No | Nama | Jabatan |
| 1 | Dr. Ir. Larisang, MT., IPU | Rektor Universitas Ibnu Sina |
| 2 | Dr. Sumardin, SE., MM | Wakil Rektor 3 UIS |
| 3 | Dr. Sabri, SE., MM | Dekan FEB UIS |
| 4 | Dr. Mulyadi, SE., MM | Wakil Dekan 1 FEB UIS |
| 5 | Dr. Hendri Herman, SE., M.Si | Ka Prodi Magister Manajemen |
Staf FEB UIS
| No | Nama | Jabatan |
| 1 | M. Tarmizi, SE., MM | Sekretaris Prodi Magister Manajemen |
| 2 | M. Firnanda, ST | Humas FEB UIS |
Dalam perkembangan yang sama, partisipasi mahasiswa internasional dari Universitas Ibnu Sina dan Universitas Bakrie turut menciptakan suasana pembelajaran global yang dinamis. Mahasiswa dari Malaysia dan Indonesia bekerja sama dalam tugas lapangan, presentasi ide inovasi, serta diskusi mengenai pengembangan pariwisata berkelanjutan di kawasan ASEAN.
Selain memberikan dampak akademik, program ini juga menunjukkan komitmen mahasiswa terhadap agenda hijau. Para peserta didorong untuk membawa botol minum sendiri, mengurangi penggunaan plastik, menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta melakukan pemilahan sampah daur ulang selama kegiatan berlangsung.
Program ini sejalan dengan tiga pilar utama kegiatan, yaitu Pendidikan dan Kesedaran — memberikan pendedahan kepada pelajar mengenai konservasi, inovasi dan pelancongan lestari; Pembangunan Kemahiran Insaniah — memperkukuh kemahiran komunikasi, kepimpinan, dan kerja berpasukan; serta Penglibatan Komuniti — menggalakkan kerjasama antara universiti, komuniti, dan pihak berkepentingan tempatan.
Kerja sama antara UIS dan UTHM ini diharapkan dapat terus berlanjut dan diperluas dalam program-program akademik serta penelitian bersama ke depannya, guna memperkuat jejaring internasional kedua institusi.
