FEB UIS – Sukses melaksanakan pembukaan seminar proposal tesis untuk Program Studi Magister Manajemen Tahun Akademik 2024/2025 Semester Ganjil. Acara berlangsung secara khidmat pada hari ini, dengan penerapan metode hybrid yang memungkinkan kehadiran peserta baik secara daring maupun luring.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Dekan FEB UIS, Bapak Dr. Sabri, SE., MM., yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada para mahasiswa. “Seminar proposal ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik para mahasiswa. Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi nyata di bidang ilmu manajemen,” ungkap beliau.
Pembukaan juga dihadiri oleh para dosen penguji, pembimbing, serta panitia yang bertugas, yang bersama-sama menciptakan suasana akademik yang mendukung. Tidak hanya dihadiri mahasiswa lokal, acara ini juga diikuti oleh mahasiswa yang bekerja di berbagai tempat, termasuk Australia, yang tetap dapat berpartisipasi meskipun terpisah jarak dan zona waktu.
Dengan penerapan metode hybrid, FEB UIS memberikan kemudahan bagi para mahasiswa yang memiliki berbagai latar belakang pekerjaan dan lokasi geografis untuk tetap terlibat dalam proses akademik. Hal ini diharapkan dapat menjadi solusi yang efektif untuk menjangkau lebih banyak kalangan tanpa mengurangi kualitas kegiatan akademik.
“Metode hybrid ini menunjukkan fleksibilitas dan adaptasi kampus dalam menghadapi tantangan zaman. Kami optimis bahwa model ini akan terus mendukung mahasiswa untuk meraih prestasi terbaik, di mana pun mereka berada,” tambah salah satu dosen pembimbing yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Seminar ini menjadi salah satu langkah awal yang signifikan bagi mahasiswa untuk menyelesaikan tesis mereka. Dengan suasana yang mendukung, FEB UIS kembali membuktikan komitmennya untuk mencetak lulusan berkualitas dan kompeten di tingkat global.
Semoga keberhasilan acara ini menginspirasi institusi lain untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan yang inklusif dan relevan dengan kebutuhan zaman.
