FEB UIS – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Ibnu Sina (FEB UIS) tengah menjalani asesmen lapangan untuk Program Studi Sarjana Manajemen, yang dilakukan oleh tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis, dan Akuntansi (LAMEMBA). Asesmen ini berlangsung dari 2 hingga 5 Desember 2024, dengan menghadirkan dua asesor berpengalaman, yaitu Prof. Dr. Isfenti Sadalia, S.E., M.E., dan Prof. Dr. Dyah Kusumastuti, M.Sc.
Rektor Universitas Ibnu Sina, Dr. Ir. Larisang, M.T., IPU., menyampaikan harapan besar terhadap kelancaran proses asesmen ini. Dalam sambutannya saat pembukaan, ia menegaskan bahwa penilaian akreditasi menjadi kesempatan penting untuk memastikan berbagai aspek tata kelola dan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi berjalan sesuai standar mutu.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga dan meningkatkan mutu di berbagai lini. Dukungan penuh dari Yayasan Ibnu Sina serta semangat kebersamaan seluruh civitas akademika menjadi fondasi utama dalam membangun UIS yang semakin berkualitas,” ujar Rektor dalam rapat pembukaan asesmen.
Sementara itu, Prof. Dr. Dyah Kusumastuti menekankan pentingnya perencanaan matang dalam proses pengembangan program studi.
“Semua harus by planning dan by design. Kita perlu menetapkan target nilai yang ingin dicapai dan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil mendukung visi dan misi institusi,” jelasnya.
Asesmen lapangan ini tidak hanya menjadi sarana evaluasi, tetapi juga momentum strategis bagi FEB UIS untuk membuktikan komitmennya terhadap mutu pendidikan. Dukungan penuh dari Yayasan Ibnu Sina dan kolaborasi erat antar civitas akademika menjadi kunci sukses dalam proses ini.
Prof. Dr. Isfenti Sadalia menambahkan, tugas utama tim asesor adalah memastikan kesesuaian antara laporan yang telah dikirimkan dengan fakta di lapangan.
“Kami hadir untuk mengonfirmasi apa yang telah dilaporkan sebelumnya. Semua hasilnya akan kami sampaikan kepada Dewan Eksekutif. Kami juga membutuhkan dokumen pendukung untuk melihat sejauh mana implementasi laporan tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti tantangan dalam administrasi yang sering dihadapi institusi pendidikan.
“Asesmen ini seharusnya menjadi momen refleksi bagi kita semua untuk memperbaiki kelemahan administrasi dan memastikan ke depan lebih baik, terutama untuk Prodi Manajemen,” jelasnya.
Rektor UIS menutup dengan menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan tim asesor.
“Kami percaya, dengan semangat kebersamaan dan evaluasi yang konstruktif, langkah kita untuk mencerdaskan anak bangsa melalui Prodi Manajemen akan semakin kuat,” pungkasnya.
Dengan semangat kerja sama dan komitmen untuk terus maju, asesmen ini diharapkan mampu membawa FEB UIS menuju akreditasi unggul, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan.
